THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Minggu, 10 April 2011

Rahasia Umur Panjang


Kita lahir, tumbuh, menua dan mati. Setiap orang mengalaminya tanpa kecuali. Saat kita menua, tubuh kita akan menunjukkannya dengan wajah yang keriput dan punggung yang semakin membungkuk.Gaya hidup sehat dapat memperlambat penuaan hingga puluhan tahun. Proses penuaan kita mirip dengan pelapukan bangunan. Bangunan yang tidak terawat dengan baik akan cepat lapuk dan roboh. Tubuh yang tidak terawat juga akan cepat menua. Penuaan bukanlah penyakit, namun tubuh tua adalah persemaiaan ideal bagi banyak penyakit.

Selain gen, lingkungan dan pilihan gaya hidup seperti kebiasaan makan, berolahraga secara rutin dan pengendalian berat badan menentukan apakah Anda akan hidup sampai umur 50 tahun atau 80 tahun. Menurut sebuah penelitian terhadap beberapa orang kembar identik, gen hanya menentukan 30 persen usia harapan hidup Anda. Gaya hidup dan lingkungan berkontribusi 70 persen sisanya. Secara teoretis, Anda bisa mencapai usia maksimum sampai 120 tahun.

Proses penuaan telah dimulai dari usia tiga puluhan dan semakin terlihat di usia empat puluhan dengan kulit yang berkurang elastisitasnya, rambut yang menipis atau beruban dan tanda penuaan lainnya. Namun, kebanyakan orang tidak merasakan masalah penuaan sebelum usia 50 tahun. Mereka yang memiliki kebiasaan merokok, menghabiskan waktunya dengan duduk-duduk sepanjang hari, mengkonsumsi makanan berlemak dan asin-asin, dan bekerja dengan stress tinggi bisa lebih cepat merasakan berbagai masalah penuaan.

Tips memperpanjang umur:

  1. Berhenti merokok.Sebuah studi menunjukkan bahwa mereka yang merokok satu pak rokok sehari memiliki umur rata-rata empat tahun lebih pendek. Selain mengakibatkan kanker paru, merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit lainnya yang memperpendek umur.
  2. Menjaga kesehatan kardiovaskuler. Mengendalikan tekanan darah, kolesterol dan kesehatan kardiovaskuler dapat meningkatkan usia harapan hidup Anda. Mereka yang memiliki tekanan darah normal rata-rata hidup lima tahun lebih lama.
  3. Minum obat sesuai anjuran. Pengobatan berperan memperpanjang umur Anda. Anda bisa memiliki penyakit menahun atau serius, namun bisa tetap berumur panjang bila menjalani terapi dengan baik. Dalam sebuah studi terhadap mereka yang berumur 100 tahun atau lebih, 80 persen pernah memiliki penyakit serius namun kemudian kembali sehat.
  4. Minum teh hijau secara teratur. teh hijau adalah produk antipenuaan alami yang menakjubkan. Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa minum teh hijau yang cukup di siang hari dapat melindungi Anda dari segala bentuk kanker, membangun ketahanan terhadap penyakit jantung dan demensia dan berkontribusi terhadap kemampuan tubuh Anda membakar lemak,  terutama lemak perut.
  5. Olah raga teratur. olahraga meningkatkan energi, membangun massa otot, meningkatkan aliran darah ke kulit Anda, membantu mencegah tekanan darah tinggi, mengurangi kecemasan, menguatkan tulang dan meningkatkan tingkat metabolisme sehingga Anda menurunkan berat badan lebih cepat. Olah raga juga baik untuk kulit karena meningkatkan pengiriman oksigen dan nutrisi ke sel-sel kulit Anda.
  6. Tidur teratur dalam jumlah memadai. Cukup tidur adalah salah satu kebiasaan yang paling penting bagi siapa saja yang berusia di atas 40. Ketika Anda tidur, tubuh Anda melepaskan hormon pertumbuhan yang merangsang pergantian sel. Kulit Anda akan menderita jika Anda tidak mendapatkan jumlah tidur yang Anda butuhkan. Tidur juga dapat mengurangi hormon stress yang menekan sistem kekebalan tubuhdan mempercepat proses penuaan.

Read More..

Penyebab dan Penanganan Kram Kaki


Kram kaki adalah nyeri akibat spasme otot di kaki yang timbul karena otot berkontraksi terlalu keras. Daerah yang paling sering kram adalah otot betis di bawah dan belakang lutut. Nyeri kram dapat berlangsung beberapa detik hingga menit dengan keparahan bervariasi.

Kram kaki biasanya terjadi saat kita beristirahat, bahkan mungkin sedang tidur. Orang tua lebih sering terkena kram daripada orang muda. Pada beberapa orang tua, kram bahkan bisa terjadi setiap hari.

Penyebab

Pada umumnya penyebab kram tidak diketahui (idiopatik). Sementara ahli berpendapat bahwa kram terjadi ketika otot yang sudah dalam posisi mengkerut dirangsang untuk kontraksi. Hal ini terjadi saat kita tidur dengan posisi dengkul setengah ditekuk, dan telapak kaki sedikit mengarah ke bawah. Pada posisi ini otot betis agak tertekuk dan mudah terkena kram. Itulah mengapa gerakan pelenturan sebelum tidur dapat mencegahnya.

Pada beberapa kasus, kram mungkin terjadi karena masalah atau kondisi lainnya, misalnya:

  • Beberapa jenis obat dapat memberikan efek samping berupa kram. Golongan obat ini antara lain: diuretik, nifedipine, cimetidine, salbutamol, statins, terbutaline, lithium, clofibrate, penicillamine, phenothiazines, dan nicotinic acid.
  • Dehidrasi 
  • Ketidakseimbangan zat garam dalam darah (misalnya, kadar kalsium atau potasium terlalu rendah)
  • Kehamilan, terutama pada trimester akhir
  • Kelenjar tiroid yang kurang aktif
  • Penyempitan arteri kaki yang menghambat sirkulasi
  • Gangguan saraf
  • Sirosis hati

Pada kondisi di atas, kram hanyalah satu dari beberapa gejala lainnya. Bila tidak ada gejala lain, kemungkinan besar kram bersifat idiopatik dan bukan karena kondisi di atas.

Penanganan

Gerakan pelemasan (stretching) dan pemijatan biasanya dapat meredakan serangan kram. Obat pengurang sakit biasanya tidak bermanfaat karena tidak cukup cepat bekerja. Namun, pengurang sakit seperti paracetamol mungkin bermanfaat meringankan nyeri dan lemas otot yang kadang masih berlangsung hingga 24 jam setelah hilangnya kram.

Pencegahan
  • Beritahu dokter bila kram kemungkinan disebabkan oleh konsumsi salah satu obat di atas. Dokter dapat memberikan obat alternatif.
  • Minum setidaknya enam gelas penuh setiap hari, termasuk satu gelas sebelum tidur. Juga perbanyak minum sebelum, selama dan setelah berolah raga.
  • Konsumsi makanan yang kaya kalsium, potasium dan magnesium. Makan satu atau dua buah pisang sehari sudah cukup memenuhi kebutuhan potasium Anda.
  • Bila Anda sering mengalami kram saat tidur, lakukan gerakan pelemasan pada otot-otot betis sebelum tidur. Caranya adalah dengan berdiri sekitar 60-90 cm dari dinding, lalu condongkan badan ke arah dinding dengan telapak kaki tetap di tempat. Lakukanlah beberapa kali. Anda mungkin perlu beberapa hari melakukannya sampai efeknya terasa.
  • Tidurlah dengan posisi yang mencegah otot betis Anda tertekan tanpa disadari:
  • Gunakan bantal untuk menyangga telapak kaki saat Anda tidur telentang.
  • Bila Anda tidur tengkurap, posisikan telapak kaki menggantung di ujung kasur.
  • Usahakan selimut tetap longgar di bagian kaki agar jari-jari dan kaki telapak tidak menghadap ke bawah saat tidur.

Read More..

Mengapa Wanita Mudah Marah Menjelang Menstruasi

Mudah marah dan tersinggung menjelang haid adalah salah satu gejala Pra Menstruasi Wanita(PMS). 
Penyebab suasana hati wanita tidak stabil menjelang mentsruasi ternyata bukan hormon, melainkan karena terjadinya respon sel otak yang disebut reseptor GABA.
Penelitian di lakukan dengan memindai otak wanita yang menderita Premenstrual Dysphoric Disorder disingkat PMDD. PMDD adalah jenis gangguan disforik pramenstruasi. Gejala PMDD lebih parah daripada yang di alami oleh wanita dengan Premenstrual Syndrome (PMS).

Hasil pemindaian pada beberapa otak wanita dengan PMDD menunjukkan telah terjadi peningkatan aktivitas di otak kecil. Lonjakan yang tinggi menunjukkan kondisi emosi yang semakin buruk.
Fungsi sel GABA pada otak adalah untuk membatasi aktivitas-aktivitas yang terkait dengan stres dan kecemasan. Pada wanita yang menderita PMDD, hormon progesteron akan mengubah bentuk reseptor GABA pada otak kecil.
Perubahan bentuk tersebut yang terjadi saat menjelang menstruasi membuat sel GABA akan sulit mengontrol perasaan cemas dan stres.
Suzanne Abraham, salah seorang ginekolog di Royal North Shore Hospital, Sydney, Australia, mengatakan, meski pemindaian hanya dilakukan kepada wanita dengan PMDD, studi ini cukup mewakili kondisi wanita secara umum.

Menstruasi adalah sebuah siklus normal pada wanita yang terjadi setiap bulan.Saat menstruasi wanita akan mengeluarkan darah dari vagina dengan kuantitas yang berbeda-beda antara satu wanita dengan wanita lainnya. Pada saat menjelang menstruasi wanita akan mengalami beberapa gejala yang disebut Premenstrual Syndrome (PMS).

Read More..